Puncak Arsitektur Perancis di Palais Garnier

4:45:00 PM


Palais Garnier adalah sebuah rumah opera besar di Kota Paris, tepatnya di arrondissement 9. Bangunan bergaya neo-klasik ini sebelumnya merupakan panggung utama untuk pertunjukan Opera Paris yang terkenal di seluruh Eropa. Keindahan dan kehalusan setiap sudutnya membuat Palais Garnier dipuji-puji sebagai salah satu mahakarya arsitektur terbaik di Perancis.

via: en.wikipedia.org

Pembangunan Palais Garnier dimulai pada Agustus 1861. Dinamakan Palais Garnier karena dirancang oleh seorang arsitek bernama Charles Garnier. Hingga peresmiannya pada 1875, bangunan ini menelan biaya konstruksi mencapai lebih dari 36 juta franc. Jumlah biaya ini membuat Palais Garnier menjadi bangunan termahal yang dibangun Perancis pada era Le Second empire.  
Eksteriornya tampak mencolok dengan banyaknya patung-patung bergaya Yunani yang menghiasi mulai dari bagian bawah hingga atas. Setiap patung dibuat unik dan berbeda oleh para pemahat ternama. Sementara interiornya memancarkan kemewahan khas Eropa abad 19 dengan banyak warna emas dan merah hati. Deretan lampu kristal dan lukisan malaikat tampak penuh menghiasi langit-langit dengan gaya Baroque yang memukau. 



via: en.wikipedia.org
Selain tangga utamanya yang banyak dikagumi pengunjung, ruangan utama yang paling megah di Palais Garnier tentu saja adalah auditoriumnya yang berkapasitas 1.979 kursi. Ruangan ini masih digunakan untuk pertunjukan Opera Paris sampai Tahun 1989. Namun saat ini, Palais Garnier lebih dikhususkan untuk penampilan balet klasik, seperti kisah Putri Angsa. 
Kunjungan ke Palais Garnier bisa dilakukan dengan mengikuti tur bersama pemandu selama 90 menit mengelilingi gedung, termasuk ke bagian-bagian paling terkenalnya. Biaya tur sebesar 15,5 euro, dengan pilihan pemandu berbahasa Inggris dan Perancis. Namun Anda juga bisa memilih untuk melakukan tur sendiri tanpa pemandu. Kalau beruntung, Anda juga bisa melihat gladi resik pertunjukannya.  
Selain ruang pertunjukan, di sini juga terdapat perpustakaan dan toko ballet. 


via: mostbeautifulplacesintheworld.org
via: www.dancespirit.com
via: www.musement.com

You Might Also Like

0 komentar